WHAT'S NEW?
Loading...

STI 4


Pertama, tentunya kelas dimulai dengan do’a. Lalu diikuti oleh presentasi tentang Numbering Sytem oleh 4 orang yang ingin mempresentasikan tugasnya, yaitu saya, Radit, Calvin dan Shaqillah.
 Presentasi diawali dengan penjelasan dari numbering system, ada:
-          Biner (basis 2)
-          Oktal(basis 8)
-          Desimal(basis 10)
-          Heksadesimal(basis 16)
Penjelasan meliputi converting, dan operasi pada numbering system(penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Di sela-sela presentasi, pak dosen juga menambahkan materi.
Berikut adalah rangkuman dari keempat presentator:
Numbering system/ sistem bilangan adalah suatu cara untuk megekspresikan angka. Jadi angka 1,2,2..dst bukanlah sebagai nilai  namun sebagai simbol
Jenis numbering System
1.       Biner/bilangan berbasis 2
-          Kenapa disebut biner? Karena hanya disimbolkan oleh 2 angka, yaitu 0 dan 1.
2.       Oktal (basis 8)
-          Disimbolkan dengan 8 bilangan(0,1 ,2, 3, 4, 5, 6, 7)
3.       Desimal (basis 10)
-          Disimbolkan dengan 10 bilangan (0,1 ,2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9,)
4.       Heksadesimal (basis 16)
-          Disimbolkan dengan 10 bilangan dan 6 huruf(0,1 ,2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, F)
-          A mewakili 10, B mewakili 11, dst hingga F mewakili 16
Konversi bilangan
1.       Desimal ke biner
-          Moduluskan bilangan desimal dengan 2
-          Tulis hasil modulus dari bawah ke atas
2.       Desimal ke Oktal
-Moduluskan bilangan desimal dengan 8
-Tulis hasil modulus dari bawah ke atas
3.       Desimal ke Heksadesimal
-              Moduluskan bilangan desimal dengan 16
-              Tulis hasil modulus dari bawah ke atas
4.       Biner ke Desimal
-          Kalikan absolute value  dengan position value(2n) ,dimulai dari yang paling kanan (20 dst)
-          Jumlahkan hasilnya
5.       Biner ke Oktal
-          Bagi menjadi kelompok yang terdiri dari 3 digit biner
-          Konversikan setiap kelompok dengan menggunakan perhitungan konversi biner ke desimal.
6.       Biner ke Heksadesimal
-          Bagi menjadi kelompok yang terdiri dari 4 digit biner
-          Konversikan setiap kelompok dengan menggunakan perhitungan konversi biner ke desimal.
7.       Oktal ke Biner
-          Merupakan kebalikan dari cara konversi biner ke oktal, setiap digit langsung dikonversi ke biner lalu hasilnya digabungkan.
8.       Oktal ke Desimal
-          Kalikan absolute value  dengan position value(8n) ,dimulai dari yang paling kanan (80 dst)
-          Jumlahkan hasilnya
9.       Oktal ke Heksadesimal
-          Konversikan bilangan oktal ke bilangan biner
-          Konversikan bilangan biner ke heksadesimal
10.   Heksadesimal ke Biner
-          Merupakan kebalikan dari cara konversi biner ke heksadesimal, setiap digit langsung dikonversi ke biner lalu hasilnya digabungkan.
11.   Heksadesimal ke oktal
-          Konversikan bilangan heksadesimal ke biner
-          Konversikan bilangan biner ke bilangan oktal
12.   Heksadesimal ke Desimal
-          Kalikan absolute value  dengan position value(16n) ,dimulai dari yang paling kanan (160 dst)
-          Jumlahkan hasilnya


Operasi pada Numbering System
1.       Penjumlahan
-          Menggunakan prinsip carry out
2.       Pengurangan
-          Menggunakan prinsip borrow of
3.       Perkalian
-          Menggunakan prinsip perkalian dan penjumlahan Numbering system
4.       Pembagian
-          Menggunakan prinsip perkalian dan pengurangan Numbering system

0 komentar:

Posting Komentar