WHAT'S NEW?
Loading...

STI 6

“Orang pintar belajar dari kesalahan dirinya, orang bijak belajar dari kesalahan orang lain”

Organisasi : kumpulan orang-orang dan sumber daya lainnya yang bekerja untuk tujuan tertentu.
Contoh: organisasi yang bergerak di bidang migas(Pertamina), telekomunikasi(telkom, singtel), dan online/virtual(Amazon).
Tipe organisasi,
1. Profit (amazon, telkom, unilever dkk)
2. Non-Profit(Rumah Sakit)
Organisasi merupakan sebuah sistem, sehingga memiliki
Input : berupa material, people, dan uang
Output : Produk dan jasa
Proses
Feedback: melalui  Customer Satisfaction, helpdesk, dan analisis profit.

Value Chain : rangkaian aktivitas yang meliputi inbound logistics, warehouse and storage, production, finished product storage, outbound logistics, marketing and sales, and customer service.
Upstream management : Memanajemen bahan mentah (inbound logistics, and warehouse and storage facilities)
Downstream management : Memanajemen produk yang sudah jadi(, outbound logistics, marketing and sales, and customer service )

Elemen penting untuk manajemen value chain
1. SCM : Supply Chain Management
2. CRM: Customer Relationship Management.

Peran IS dalam organisasi
1. traditional view : untuk mengontrol organisasi(seperti CCTV)
2. Contemporary view: IS merupakan bagian dari proses (comtohnya, Integra ITS)
3. Other Level View : tentang bagaimana dan mengapa perusahaan harus mengimplementasikan IS, Value apa yang dimiliki IS untuk organisasi

dari uraian di atas ditarik satu prinsip yaitu,
gunanya IS adalah menambah nilai untuk organisasi, hal ini dipengaruhi oleh struktur organiasi, budaya, dan perubahan.

Struktur organisasi
1. traditional : struktur organisasi yang mengerucut ke atas
2. Project (berdasarkan produk) and team (berdasarkan grup)
3. Virtual: Organisasi yang secara geografis terpisah sehingga membutuhkan jaringan sebagai penghubungnya.

Kultur dan Perubahan
Culture : pemahaman dan asumsi yang berpengaruh terhadap IS
Perubahan: tentang bagaimana organisasi merencanakan untuk mengimplementasikan dan mengatasi perubahan.
 Organizational culture change
1. Unfreezing : membuat kebijakan baru
2. Moving : transisi kebijakan(melalui sosialisasi)
3. Freezing : Implementasi kebijakan baru

Reengineering and contionuous improvement
Ada 2 perubahan, yaitu secara radikal dan perubahan secara perlahan. Agar dapat berjalan efektif maka dibentuk User Satisfaction dan TAM (Technology Acceptance Model)

IS merupakan hal yang penting bagi perusahaan, suatu bisnis harus memastikan bahwa informasi memberikan value pada perusahaan.

Competitive advantage:
Manfaat signifikan dan jangka-panjang di luar persaingan bisnis.
Contoh: BCA merupakan pelopor ATM, Amazon memberikan inovasi (pertama) penjualan barang secara online.

0 komentar:

Posting Komentar